detik.com
Informasi Teraktual – Mengapa wanita
disebut dari Venus dan pria disebut dari Mars? Simple saja, karena keduanya
adalah makhluk yang punya pemikiran berbeda. Seringkali Anda mendengar, wanita
sulit memahami pria, dan demikian pula sebaliknya. Sebenarnya bukan sulit sih,
tetapi memang jalan pemikiran keduanya berbeda.
Kami tidak mencari siapa yang salah dalam pertengkaran yang seringkali terjadi. Tetapi kami akan memperlihatkan bahwa kedua makhluk, pria dan wanita memang punya pemikiran yang berbeda.
Soal Komunikasi
WANITA berkomunikasi lebih baik ketimbang pria (inilah mengapa mereka terkenal cerewet dan doyan bergosip). Wanita lebih fokus pada bagaimana menemukan solusi dalam sebuah masalah, membicarakan segala sesuatu yang mereka lihat, dan mengungkapkan emosinya dengan nada dan empati.
PRIA sebaliknya, mereka lebih sulit mengungkapkan apa yang ada di benak mereka. Mereka cenderung memahami sesuatu dan memilih diam ketimbang berekspresi. Inilah mengapa pria tak sering terlihat sedang ngerumpi dan lebih senang berkomunikasi dalam sebuah permainan sepak bola.
Otak kiri Vs Otak kanan
Para ahli telah membuktikan bahwa pria lebih banyak bekerja dengan menggunakan otak kiri, sehingga mereka memilih sesuatu yang praktis dan langsung pada pokok masalah. Pria tak ingin terlibat hal yang berbelit-belit dan berlama-lama dalam menyelesaikan sesuatu.
Berbeda dengan wanita, yang biasa menggunakan kedua otak dengan seimbang. Mereka mampu mengerjakan banyak hal sekaligus, dan jauh lebih kreatif. Pun demikian, kekurangannya mereka menjadi kurang fokus dan praktis.
Kemampuan matematika
Karena pria lebih banyak menggunakan otak kiri, kemampuan matematika dan logikanya jauh lebih baik ketimbang wanita. Pria cenderung lebih cerdas dalam hal-hal yang berkaitan dengan perhitungan.
Reaksi akan stress
WANITA bereaksi menghadapi stress dengan bersabar dan menunggu sampai jalan keluar muncul seiring dengan waktu. Mereka cukup sabar dan tangguh dalam menghadapi stress.
PRIA cenderung ingin segera menghajar dan kabur setelah bertemu masalah. Mereka cenderung mudah terserang stress dan enggan berlarut-larut dalam sebuah masalah. Seringkali mereka tak sanggup mengatasi tekanan yang besar dan berpikir untuk keselamatan dirinya.
Kami tidak mencari siapa yang salah dalam pertengkaran yang seringkali terjadi. Tetapi kami akan memperlihatkan bahwa kedua makhluk, pria dan wanita memang punya pemikiran yang berbeda.
Soal Komunikasi
WANITA berkomunikasi lebih baik ketimbang pria (inilah mengapa mereka terkenal cerewet dan doyan bergosip). Wanita lebih fokus pada bagaimana menemukan solusi dalam sebuah masalah, membicarakan segala sesuatu yang mereka lihat, dan mengungkapkan emosinya dengan nada dan empati.
PRIA sebaliknya, mereka lebih sulit mengungkapkan apa yang ada di benak mereka. Mereka cenderung memahami sesuatu dan memilih diam ketimbang berekspresi. Inilah mengapa pria tak sering terlihat sedang ngerumpi dan lebih senang berkomunikasi dalam sebuah permainan sepak bola.
Otak kiri Vs Otak kanan
Para ahli telah membuktikan bahwa pria lebih banyak bekerja dengan menggunakan otak kiri, sehingga mereka memilih sesuatu yang praktis dan langsung pada pokok masalah. Pria tak ingin terlibat hal yang berbelit-belit dan berlama-lama dalam menyelesaikan sesuatu.
Berbeda dengan wanita, yang biasa menggunakan kedua otak dengan seimbang. Mereka mampu mengerjakan banyak hal sekaligus, dan jauh lebih kreatif. Pun demikian, kekurangannya mereka menjadi kurang fokus dan praktis.
Kemampuan matematika
Karena pria lebih banyak menggunakan otak kiri, kemampuan matematika dan logikanya jauh lebih baik ketimbang wanita. Pria cenderung lebih cerdas dalam hal-hal yang berkaitan dengan perhitungan.
Reaksi akan stress
WANITA bereaksi menghadapi stress dengan bersabar dan menunggu sampai jalan keluar muncul seiring dengan waktu. Mereka cukup sabar dan tangguh dalam menghadapi stress.
PRIA cenderung ingin segera menghajar dan kabur setelah bertemu masalah. Mereka cenderung mudah terserang stress dan enggan berlarut-larut dalam sebuah masalah. Seringkali mereka tak sanggup mengatasi tekanan yang besar dan berpikir untuk keselamatan dirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar